ArtNet / sACN tidak sinkron antar perangkat
Beberapa node atau segmen tertinggal dari yang lain. Efek yang seharusnya berjalan mulus jadi patah-patah atau bergelombang, terutama saat perubahan cepat atau chase.
Diurut dari yang paling sering kami temui. Periksa berurutan — biasanya ketemu sebelum sampai bawah.
-
Jaringan lighting dicampur dengan trafik lain
ArtNet mengirim data dalam volume besar dan terus-menerus. Di switch yang dibagi dengan CCTV, WiFi tamu, atau jaringan kantor, trafik lain menyebabkan jitter — paket tetap sampai, tapi tidak pada waktu yang konsisten. Mata sangat peka terhadap ini pada gerakan cepat.
-
WiFi dipakai untuk data lighting
WiFi tidak memberi jaminan waktu. Untuk kontrol show, latensi yang berubah-ubah lebih merusak daripada latensi tinggi yang stabil. WiFi bisa dipakai untuk remote dan monitoring, tapi jalur data show sebaiknya kabel.
-
IGMP snooping tidak diatur untuk sACN
sACN secara default menggunakan multicast. Switch tanpa IGMP snooping akan membanjiri semua port dengan seluruh trafik universe, dan switch dengan IGMP snooping setengah jalan (tanpa querier) justru bisa memblokir trafik. Keduanya menghasilkan gejala yang mirip tapi butuh penanganan berbeda.
-
Dua sumber mengirim ke universe yang sama
Konsol cadangan, software yang masih berjalan di latar, atau node yang lupa dimatikan bisa ikut mengirim ke universe yang sama. sACN punya mekanisme priority untuk ini; ArtNet tidak, sehingga penerima bisa menerima dua aliran yang bersaing dan hasilnya tampak seperti kedutan atau lompatan.
-
Sinkronisasi frame tidak dipakai
Saat satu show dibagi ke banyak node, tiap node menampilkan frame begitu diterima. Tanpa paket sinkronisasi (ArtSync di ArtNet, sync packet di sACN), perbedaan kecil waktu tiba antar node terlihat sebagai gelombang pada permukaan yang lebar. Ini paling kentara di fasad dan matrix besar.
-
Alamat IP tidak konsisten
ArtNet secara tradisional memakai rentang 2.x.x.x atau 10.x.x.x dengan subnet mask lebar. Perangkat yang mendapat IP dari DHCP bisa berpindah alamat setelah restart, dan pemetaan yang tadinya benar jadi menunjuk ke tempat yang salah.
Bisa dikerjakan tanpa alat khusus. Kerjakan berurutan dan catat hasilnya.
- Pisahkan jaringan lighting — switch sendiri atau VLAN sendiri, tidak dibagi dengan trafik lain.
- Ganti semua jalur data show dari WiFi ke kabel, lalu uji ulang.
- Pakai IP statis untuk semua node dan controller. Catat pemetaannya.
- Matikan semua sumber kecuali satu, lalu uji. Kalau sinkron membaik, ada sumber kedua yang ikut mengirim.
- Cek apakah node mendukung dan mengaktifkan sinkronisasi frame — untuk matrix dan fasad lebar, ini sering jadi pembeda antara 'hampir benar' dan benar.
Masalah sinkronisasi di jaringan yang sudah terlanjur dibangun jarang bisa diselesaikan dengan mengganti satu perangkat. Yang biasanya dibutuhkan adalah menata ulang arsitektur jaringannya — segmentasi, pemetaan universe, dan strategi sinkronisasi — dan itu lebih murah dirancang sekali dengan benar daripada dikejar terus di lapangan.